Oleh : Isnendi Yakub – STAN ‘09
Dia tak pernah tahu...
Oh Bunga, tolong beri tahu aku apa yang mengganggumu
Karena aku tak mau melihatmu seperti ini
..
Tak pernah kubayangkan
Tempati sisi hatimu yang kosong
Jadi yang paling bahagia
Dapati cinta itu
Perlahan duka pun pergi
Jauh tenggelam tinggalkan gundah
Bertahun ku coba sendiri
Berteman caci maki
Takkan kulepas lagi
Kehadiranmu oh anugerah
Sepanjang usia
Kita trus bersama
Mengarungi hidup dengan cinta
Turut kehendak-Nya
Sepanjang usia
Ku tak mau terpisah
Memberikan hatiku seutuhnya
Hanya kepada dirimu
...
Jalanku trus berjalan
...
Bila kau rindukan aku putri
Coba kau pandangi langit malam ini
Bila itu tak cukup mengganti
Cobalah kau hirup udara pagi
Aku di situ
Mungkin dengan perpisahan
Kita ‘kan mengerti arti pertemuan
Putri percaya padaku
Ini hanya likuan hidup
Dan pasti berakhir
...
Ku menatap langit yang tenang
Dan takkan menangisi malam
Tuk tetap berdiri ku melawan hari
Ku akan berarti, ku takkan mati
Mungkin masaku tlah berlalu
Mungkin hatiku tak berbentuk lagi
Rasa ini takkan terobati
Tetapi mati takkan mengobati
Ku menatap langit
...
Sebait nada-nadaku Bercak cinta tulus suciku
Kupersembahkan hanya untukmu
Selamat ulang tahun Dandani hadirnya masa remaja Semoga panjang umur Beri arti jejak langkah mudamu...
Tak ada yang akan bisa melunturkan niatku
Tuk bertemu memeluk dan memanggil
Meski surya membenamkan tubuhku di lautan
Ku tunggu sampai samudera mengering
Ku tunggu sampai samudera...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar