Wow... sudah lama juga jemari
ini tak menari-nari di atas keyboard untuk
membuat coretan-coretan sebelum memastikan keyakinan diri bahwa tulisan itu siap
untuk diposting di Blog ini.
Masih dengan NickName yang sama, Belajar Menulis. Sebuah
penamaan yang sejujurnya melewati pemikiran diri sendiri yang cukup panjang dan
lumayan berbelit. Iya, berbelit. Sama seperti saat aku kembali menulis kini.
Kukira semuanya sudah
berjalan cukup lancar. Sehingga tidak diperlukan lagi tulisan sejenis seperti yang
ada dalam blog ini.
Kukira semuanya sudah selesai
dengan postingan sederhana berwujud status sosmed
dengan tambahan ‘bumbu’ foto sebagai wujud eksistensi diri.
Kukira, menulis yang bagiku adalah
sebuah proses menyendiri akan berhasil membawaku ke masa tulisan-tulisan itu
kubuat sebagai pengingat diri..
Seperti dalam tulisan
berjudul “SECOND CHANCE(S)” misalnya, ia mengingatkanku tentang akan adanya
kesempatan kedua, ketiga, dan seterusnya sehingga aku perlu mensyukuri semua proses
yang sudah kulewati selama ini.
Ketika kembali membaca
tulisan berjudul “PKL 171”, ingatanku kembali melayang ke masa-masa dimana aku
dan teman-teman dibimbing oleh para pegawai KPPN Bekasi bukan hanya tentang
tugas PKL kami, tapi juga tentang bagaimana cara bekerja dan berbagi
kebahagiaan dengan rekan kerja.
Beralih ke tulisan berjudul “Terima
Kasih, STAN!”. Tulisan terpanjang di blog ini yang menceritakan semua kenanganku
sebelum, saat, dan setelah berkuliah di STAN. (yang sampai sekarang mustahil diulang)
Dan di tulisanku terakhir
yang berjudul “BAPAK-IBU (SEBUAH KISAH CINTA SEDERHANA)” yang tak’kan pernah
bisa kulupakan bagaimana suasana hatiku ketika itu.
Lantas, mengapa aku tak
menulis lagi? Terlalu banyak menimbang-nimbang secara berbelit dan akhirnya mencegahku
untuk kembali menulis. Bahkan berupa coretan pun nyaris tidak ada dalam
beberapa tahun terakhir ini.
Kini, menulis tidak selalu
menyenangkan buatku.
Kini, menulis seakan terlalu
menyita waktuku.
Kini, menulis bisa saja
mengancam keberadaanku.
![]() |
| Ilustrasi Menulis Kembali... |
