Kamis, 03 Januari 2019

KEMBALI MENULIS...

Wow... sudah lama juga jemari ini tak menari-nari di atas keyboard untuk membuat coretan-coretan sebelum memastikan keyakinan diri bahwa tulisan itu siap untuk diposting di Blog ini.

Masih dengan NickName yang sama, Belajar Menulis. Sebuah penamaan yang sejujurnya melewati pemikiran diri sendiri yang cukup panjang dan lumayan berbelit. Iya, berbelit. Sama seperti saat aku kembali menulis kini.

Kukira semuanya sudah berjalan cukup lancar. Sehingga tidak diperlukan lagi tulisan sejenis seperti yang ada dalam blog ini.
Kukira semuanya sudah selesai dengan postingan sederhana berwujud status sosmed dengan tambahan ‘bumbu’ foto sebagai wujud eksistensi diri.
Kukira, menulis yang bagiku adalah sebuah proses menyendiri akan berhasil membawaku ke masa tulisan-tulisan itu kubuat sebagai pengingat diri..
Seperti dalam tulisan berjudul “SECOND CHANCE(S)” misalnya, ia mengingatkanku tentang akan adanya kesempatan kedua, ketiga, dan seterusnya sehingga aku perlu mensyukuri semua proses yang sudah kulewati selama ini.
Ketika kembali membaca tulisan berjudul “PKL 171”, ingatanku kembali melayang ke masa-masa dimana aku dan teman-teman dibimbing oleh para pegawai KPPN Bekasi bukan hanya tentang tugas PKL kami, tapi juga tentang bagaimana cara bekerja dan berbagi kebahagiaan dengan rekan kerja.
Beralih ke tulisan berjudul “Terima Kasih, STAN!”. Tulisan terpanjang di blog ini yang menceritakan semua kenanganku sebelum, saat, dan setelah berkuliah di STAN. (yang sampai sekarang mustahil diulang)
Dan di tulisanku terakhir yang berjudul “BAPAK-IBU (SEBUAH KISAH CINTA SEDERHANA)” yang tak’kan pernah bisa kulupakan bagaimana suasana hatiku ketika itu.

Lantas, mengapa aku tak menulis lagi? Terlalu banyak menimbang-nimbang secara berbelit dan akhirnya mencegahku untuk kembali menulis. Bahkan berupa coretan pun nyaris tidak ada dalam beberapa tahun terakhir ini.

Kini, menulis tidak selalu menyenangkan buatku.
Kini, menulis seakan terlalu menyita waktuku.
Kini, menulis bisa saja mengancam keberadaanku.

Ilustrasi Menulis Kembali...