Rabu, 10 Oktober 2012

Terima Kasih, STAN!


Oleh : Isnendi Yakub – STAN 09

Datang dengan kepala botak, pergi pun dengan kepala botak. Rada nyentrik sih memang. Tapi begitulah kenyataannya bagi STAN 09. Kami datang ke kampus ini, mengikuti DINAMIKA (ospek) dengan syarat harus botak. Di ujung perjalanan 3 tahun kami ini pun ditutup dengan gemblengan Capacity Building selama seminggu oleh KOPASSUS dan lagi-lagi harus kembali botak. What a nice... seolah kami datang dan pergi harus dalam kondisi yang ‘sama’. Haha...

Isnendi Yakub, itulah namaku. Nama dengan arti sederhana yang diberikan oleh kedua orang tua hebat 21 tahun yang lalu inilah yang mengantarkanku hingga saat ini. Nama ini, sempat membuatku tidak percaya diri, karena semasa kecil dulu nama panggilanku adalah ‘iis’. Seperti nama panggilan anak perempuan sunda. Huft... Tapi justru nama inilah yang menjadikanku hebat. Nama ini yang ternyata bisa menembus 88.000an nama lain 3 tahun lalu, dan terpampang mungil di urutan 75 wilayah DKI Jakarta dari sekitar 500an nama lain di daftar kelulusan kampus ini di wilayah itu, dari 1.800an nama lain yang lulus di kampus ini. Kampus idaman para anak SMA se-angkatanku ketika itu, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara.

STAN, di sinilah sebuah cerita baru dimulai. Petualangan baru yang senantiasa hadirkan tantangan baru. Tantangan baru yang menghasilkan keluarga-keluarga baru bagiku. Orang-orang hebat yang semakin menghebatkanku.
Perjalanan dimulai dengan sebuah petuah yang baru kali ini kudengar dari ucapan orang tuaku.

“Bapak udah gak biayain sekolah kamu lagi, mulai sekarang jangan abdikan diri kamu untuk bapak/ibu aja, tapi juga buat mereka yang udah bayarin kamu kuliah. Malu tau, kamu tuh belum ngasih apa-apa buat orang-orang tapi udah dibayarin kuliah sama orang-orang itu.”

Hmhm.. oke boss!! Tapi gimana caranya yaa? Hahaha... kita bahas yang lain aja yaa... bahas tentang keluarga baru di kampus ini enak kali yaa... :D

#KEISHA
Keluarga pertama bagiku adalah teman-teman kost Pondokan Keisha Sarmili, karena biar gimana juga yang namanya tetangga terdekat lah yang paling mungkin membantuku di saat-saat sulit. Kost baru yang diisi oleh mahasiswa-mahasiswa baru pastinya bikin kost ini lebih menyatu. Mereka adalah M. Boris Yakubi, Rizki Novrinurdi, Marthin Jordan (cuma setahun aja di kost ini), Aditya Hernawan, Umriza Makrufan Nasution, Herdian Agustin, Divo Helmizar, Yusuf Wibisono (2 tahun aja di kost ini), Hamdi Anshari Dalimunthe, Achmad Gelar Trinanda, Ahmad Takwim Alfaris (2 tahun lebih sedikit di kost ini) dan saya, Isnendi Yakub. Dari nama-nama mereka saja sudah nampak, bahwa mayoritas dari mereka adalah orang Sumatera Utara, haha..

Banyak cerita, banyak tradisi, dan kenangan yang mungkin tak akan kulupa tentang kalian. Main bola basket di lapangan MBM, nantang orang lain untuk sparing bola di lapangan MBM, main kartu sampai habis suaraku gara-gara terlalu banyak teriak, pulang tengah malam jalan kaki dari BP, cerita setan yang bikin gak bisa tidur si Marthin, hingga masa-masa ‘perpecahan’ squad Piala Dunia 2010 pun tak mungkin kulupakan. Di pondokan ini, cuma aku yang berspesialisasi Kebendaharaan Negara, jadi wajarlah kalau tiap UTS atau UAS cuma aku yang ‘tidur duluan’ karena gak ada teman diskusi tentang materi ujian. Gak jarang juga ejek-ejekan spesialisasi di kostan ini yang membuatku tersudut karena gak ada kawan yang ngebantu. Belum lagi wacana ‘bangunin jam 5’ yang ujung-ujungnya tetap bangun mepet waktu kuliah juga. Ahh... akhirnya kita akan berpisah kawan... Kenangan-kenangan itu tak mungkin mudah lepas dari ingatanku ini.
Yusuf Wibisono (ucup) - Divo Helmizar - Umriza Makrufan Nasution - Aditya Hernawan - Rizki Novrinurdi - Hamdi Anshari Dalimunthe

Atas : Isnendi Yakub (me) - Aditya Hernawan - Marthin Jordan
Bawah : Hamdi Anshari Dalimunthe - Umriza Makrufan Nasution
Aditya Hernawan : Isnendi Yakub (me) - Ach. Gelar Trinanda

Isnendi Yakub (me) - Umriza Makrufan Nasution

M. Boris Yakubi - Isnendi Yakub (me)


#ANGGARAN09 #DoTA #TWEET #GangBang

Beda di kost, beda di kampus, apalagi di spesialisasi yang sama, spesialisasi Kebendaharaan Negara. Yang pasti, gak ada ejek-ejekan spes di sini. (Yaiyalah...)

#DoTA
Kelas 1D_KBN. D of Treasury clAss. Kelas inilah kelas pertamaku di kampus ini. Cerita baru yang dimulai dengan ketidakpuasanku karena terlalu banyak ‘roaming’ di kelas ini. Well.. di kelas inilah aku memulai perkenalan dengan orang-orang hebat macam M. Choirus Soleh, Adetya Chandra, Michael Angelo Halomoan Simbolon, Susi Sulistilawati, Kartiko Cokro, Galih Pandu, Arianto Kristiawan, M. Rif’an, Indri Mesiska, Mutiara Marga, Dicky Setiawan, Ferry Irwandi, M. Fajar Nugraha, Rinawati, Dinda Ayuningtyas, dan tentu saja sang Ketua Kelas, Yanuardi Bahtiar. Di tahun perdana ini, aku nyaris saja melakukan kesalahan terbesar saat UTS Statistika. Huft.. Yang tak mungkin kulupa lagi adalah, saat-saat kemenangan kami dalam liga futsal se-KBN. Gokil!!!

Masih ingatkah kalian dengan masa-masa kita kuliah sampai jam 10 malam? -__-

Masih ingat juga kah kalian dengan kedatangan Ibu Sri Mulyani Indrawati dalam peresmian gedung baru STAN dan sempat pula beliau menyalami kita? Bahkan sebelum masuk mobil dinasnya, beliau sempat mengucapkan “Sukses ya kalian semua! Semangat!!” We really miss you so much madam...


#TWEET
Masuk ke tahun kedua, aku masuk di kelas 2E_KBN. TWo EE Treasury. (Maksa bgt ya). Di kelas ini ada beberapa nama kelas 1D tadi yang beruntung masih bisa 1 kelas denganku, haha.. Choi, Adet, Mike, Susi, Pandu, Iwan dan Koko yang mungkin udah kebal dengan kata-kata ejekanku tentang mereka sepertinya senang dengan sekelas kembalinya kami (gak mungkin senang kayanya ya). Kelas yang bernasib sial di kompetisi futsal se-KBN ini, sempat ditakuti karena bisa dibilang kami punya 2 tim siap untuk maju ke kompetisi, ternyata harus kalah sebelum menginjak babak final. Ya.. seenggaknya di kelas ini, aku mendapat beberapa tandem fight ejekan yang baru, Yulianto Syafiq Kamal, Ibnu Pujiono, Aji Yudanto, Angga Dimas Brilyan, G. Oka Baskara, Husen Fagih, Ikhram Vionda, Jaka Yudha Asmara, Manggala Adi Windoro, M. Telly Syaputra, Wisnu Febrian Inderajaya, dan orang hebat yang kuhormati, ketua kelas kami Arman Effendi. Keep Fight Bully!!
Yulianto Syafiq Kamal - Julianto - Bayu - Isnendi Yakub (me) - Husen Fagih



Actually, this was my hardest year... Mulai dari nilai UTS Cost Accounting yang bikin aku gak bisa tidur selama beberapa hari, hingga curhatku kepada seorang teman di kelas ini karena begitu khawatirnya aku dengan nilai matkul ini yang bisa saja membuatku DO. Thank’s bro!

#GangBang
Gang 3B anggaran a.k.a GangBang. Kelas terakhirku di kampus ini. Menjadikanku semakin hebat karena dipertemukan dengan orang-orang hebat. Masa-masa terbaikku di kampus ini yang masih berlanjut di kelas ini. Ditutup dengan syukuran IP terbaik angkatan kami yang ternyata berasal dari kelas ini. Tak ingin kusebut satu per satu nama mereka. Wajah kalian saja yang kutampilkan, kawan. J

-Selama 3 tahun di STAN, aku tak pernah merasakan nikmatnya menjalani makrab kelas, tapi aku selalu bisa mengalami keakraban di masing-masing kelas ini-

#SPEAK
Banyak kepanitiaan yang kuikuti, tapi cuma 1 organisasi yang kuincar di kampus ini. Spesialisasi Anti Korupsi (SPEAK). Setelah di tahun pertama Open Recruitment aku gagal masuk organisasi ini, di tahun kedua aku mencoba mendaftar kembali, dan tak datang di sesi wawancara karena ketiduran. Ya sudahlah, akhirnya aku hanya menjadi salah satu anggota dan berhak mengikuti kuliah antikorupsi setiap pekannya. Hingga pada suatu sore, seseorang meneleponku dan mengajakku untuk gabung ke Dir. LUPEN SPEAK. Berlanjut di kuliah selanjutnya, staff Dir. LUPEN SPEAK mencoba untuk berbicara langsung terkait recruitment dadakan ini. Di sinilah tantangan baru dimulai, bersama orang-orang ‘brengsek’ LUPEN SPEAK bernama Agung Ari Wibowo, Restu Rea Adistya, dan Bayu Sundoro Aji ditambah 2 cewek hebat Paramitha R.W. dan Arini Fadila. Bagi kami saat ini, andai kami berempat (Aku, Agung, Bayu, dan Rea) kembali bersatu, akan ada hal-hal ‘brengsek’ lagi yang akan terjadi. Haha..




Dalam kepanitiaan SPEAK dan Anggaran 09, aku pun bertemu orang-orang hebat lain yang menjadi inspirasiku, mereka adalah Saidi Alhady dan Julianda Rosyadi. Sebuah inspirasi, setelah lama berkeliaran di kampus ini, akhirnya menemukan ‘jenis pemikiran’ yang sejenis denganku. Thank’s bro!
Sempat juga terpikir, andai suatu saat nanti aku mendapatkan sebuah amanah untuk memimpin sebuah tim, merekalah yang akan pertama kali kuminta: Bayu, Saidi, Agung, Rea, dan Juli. Hehe.. mungkin gak yaa... ^-^

Atas : Isnendi Yakub (me)
Bawah : Bayu - Saidi - Agung - Rea - Juli

#SOMASI_STAN
Sebuah keluarga dari sekumpulan anak-anak Bekasi yang beruntung masuk ke kampus ini. Biar pun banyak anak Bekasi lainnya yang tak terdeteksi dalam kumpulan ini, harus tetap kubanggakan, karena inilah keluarga baruku yang terbentuk di kampus ini. Masa-masa sulit kami ketika menjadi kepanitiaan Try Out USM STAN 2010 Season II tak mungkin kulupa. Tim terbaik, yang mengantarkan kami menjadi kepanitiaan dengan jumlah peserta dan total keuntungan finansial terbesar dalam sejarah SOMASI. Sesi ‘Somasi Nite’ yang selalu diadakan pada setiap makrab SOMASI Vacation tiap tahunnya. Juga banyak pengalaman lain yang dibagikan para alumni kami, yang menjadikan motivasi tersendiri bagi kami. Suatu hari ketika kita udah ditempatkan di seluruh Indonesia, keluarga inilah yang akan kembali berkumpul di Bekasi sebagai tempat kita berasal. You’re so awesome, guys!











***
“Ketika Seekor Elang Harus Kehilangan Ekornya, Masih Mampukah Ia Terbang Tinggi? Bisakah Ia Menjaga Keseimbangan Tubuhnya?”

Ingin sekali kupersembahkan kelulusanku ini pada sebuah senyuman yang pernah kuciptakan 3 tahun lalu karena kelulusanku di kampus ini. Senyuman yang pernah jadi saksi kecemasanku pada 2 kata menyeramkan di kampus ini (Drop Out). Senyuman yang begitu mahal dari ronanya yang lebih sering melamun itu. Senyuman yang tak mampu lagi menunggu waktu ini, yang perlahan pergi bersama senyuman-senyuman lain dalam hidupnya. Senyuman yang mungkin hanya bisa kulihat lagi jika Tuhan mengijinkanku. Ini hari kelulusanku. Dan hari ini penuh dengan warna ungu... J

Dan pada dua tangan kecil yang akhirnya bisa mengangkatku perlahan ketika senyuman itu pergi. Ketika ekorku hilang dan terbangku mulai tak seimbang, tangan-tangan kecil itu yang mengangkatku perlahan sebelum dapat kemebali terbang. Dua malaikat kecil, yang membangkitkan kembali deru suaraku yang sempat melemah. Kalian begitu kecil, hingga aku tak pernah merasa kerepotan untuk membawa kalian ke manapun aku pergi. Terima kasih. Dan inilah kelulusanku yang juga kupersembahkan untuk kalian...
Debi Tri Tantular - Yuni Firda Mulia

#Pengabdian
Aku yang begitu membenci pemerintah, karena seringnya pemerintah merugikan buruh. Aku adalah anak seorang buruh.
Aku yang tidak percaya lagi bahwa masih ada orang bersih dalam pemerintahan.
Akhirnya diterima di kampus ini, kampus pemerintah yang dibiayai dengan uang rakyat. Ternyata masih ada kampus pemerintah yang bisa dimasuki dengan tanpa melewati ‘pintu belakang’.
Aku yang mulai menjadikan ‘Pengabdian’ sebagai niat awalku semenjak menginjakkan kakiku di kampus ini.
Pengabdian pada mereka yang telah memberikanku kesempatan memperoleh pendidikan dengan cuma-cuma.
Pengabdian pada negeri yang masih mau berubah ke arah yang baik.

TERIMA KASIH, STAN! Untuk semua cerita ini..
TERIMA KASIH KOPASSUS! Untuk pelatihan terbaikmu..

“Sejak kecil, cita-cita saya ya membela negara ini. Mengabdi pada negara ini.”
–Letda Roxy L. Patria-
“Saya orang Timor Leste, tetapi cinta saya jauh lebih besar kepada negeri ini.”
-Serka Giel Esteves-
“Saya ini Tentara. Kalian ini sipil. Kami tidak akan memperlakukan warga sipil seperti Tentara.”
-Praka Johnson S. Koly-
“Senjata andalan saya ketika perang melawan GAM adalah doa. Dan selama saya bertugas di sana, tidak pernah sekali pun saya bertemu musuh. Percayalah, Tentara pun lebih ingin hidup damai daripada berperang. Naluri kami masih manusia.”
-Pelatih Henri-
“Sebuah rasa tidak akan membuat kita mati! Sakit, gatal, gelisah, tak betah, itu hanya rasa! Tidak akan membuat kita mati!”
-Pelatih Nengah Tamat-


THIS IS MY 1st GRADUATE!!!
Next, will be the 2nd, 3rd, 4th, and many graduates more than I expect!