Selasa, 10 Juli 2012

PKL 171


Oleh : Isnendi Yakub – STAN ‘09



“Tolong fotokopi-kan ini, dek!”
“Tolong buatkan saya kopi, dek!”
“Wah, kopinya abis ya? Tolong belikan di warung depan kantor dong dek!”
Zzz.. entah siapa yang mengawali cerita-cerita tentang ‘kopi’ itu di kampus ini. Semua hal tentang kopi yang katanya akan jadi pekerjaan utama anak STAN ketika PKL, magang, ataupun masa-masa awal penempatan nanti. Kabarnya sih karena kita-kita ini cuma lulusan D III yang masih ga ada apa-apanya dibanding mayoritas pegawai kemenkeu yang udah bergelar S1, dan bahkan S2. Dan ketika fase PKL itu datang, rasa takut bercampur excited saya pun meningkat! Ya, saya siap untuk hal-hal berbau kopi itu! -_-
Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Bekasi a.k.a KPPN Bekasi lah tempat saya mengadu nasib. Nasib setelah 3 tahun berkutat dengan perkuliahan ketat anti-DO (lebaybanget.com) yang harus diakhiri dengan pekerjaan ‘serba kopi’ ini. Kantor yang berlokasi di kota Bekasi nan permai ini (boongbanget.com), nyatanya menerima kami ber-6 dengan sangat hangat. Kami yang terdiri dari Ady Nugroho sebagai PIC kelompok KPPN Bekasi, Andy Abdurrochim si raja galau, Zahid Apriansyah si pemuda Cool, Rando Wiratama, Eko Satrio Yulianto si anak teralim di organisasi kedaerahan Bekasi (SOMASI STAN), dan saya Isnendi Yakub si anak yang biasa-biasa saja (lowprofile.com).
Mengawali hari-hari PKL yang direncanakan akan kami lalui selama 20 hari ke depan mulai tanggal 6 Juni 2012, kami pun disambut dengan penerimaan yang sangat baik dengan sebuah pertemuan di ruang rapat KPPN Bekasi bersama para pejabat KPPN Bekasi dan calon pembimbing lapangan kami. Bapak Jauhari selaku Kasubbag Umum yang sementara menjabat juga sebagai Plt. Kepala KPPN Bekasi, Bapak Ruhiyat selaku Kepala Seksi Pencairan Dana (PD), Bapak Janner Pangaribuan selaku Kepala Seksi Bank Giro Pos (BGP), Ibu Endah selaku Kepala Seksi Verifikasi dan Akuntansi (VERA), serta Ibu Dwi Setyowati yang pada akhirnya menjadi pembimbing lapangan kami selama PKL di KPPN Bekasi. Khusus Pak Jauhari, beliau ini ternyata masih teman dari dosen yang sangat menarik perhatian saya sewaktu tingkat II, Bapak Tanda Setiya, alumni STAN tahun 1993.
Dan... PKL pun dimulai!!!
Kami dibagi ke dalam 3 kelompok, Ady dengan Andi di Seksi BGP, saya bersama Eko di Seksi PD, dan Zahid-Rando di Subbag Umum. Pekan awal yang saya lalui di seksi PD serasa bekerja di rumah aja, karena mayoritas pegawai di seksi ini adalah ibu-ibu seusia ibu saya di rumah. Cerita para ibu di sela-sela kesibukan rutinitas pekerjaan yang saya dengarkan gak ada bedanya dengan ketika saya ngedengerin cerita ibu saya di rumah, betah banget jadinya! Hahaha...
Pekan kedua ini saya dan Eko di-rolling ke Subbag Umum. Pekerjaan KPPN yang tak lagi sebagai Kuasa BUN alias KPPN sebagai satker pun mulai mewarnai hari-hari saya di sini. Mulai dari menyusun Perkiraan Penarikan Dana harian KPPN sebagai Satker, menemani pegawai KPPN mengantarkan SP2D ke Bank rekanan KPPN, hingga menyusun Indikator Kinerja Utama (IKU) KPPN Bekasi dalam rangka penilaian dari Kanwil DJPB Jawa Barat. Alhasil, karena IKU ini pula, saya akhirnya harus di Subbag Umum selama 2 pekan sambil beberapa kali menjadi Asrot (Asisten Sorot) dalam rapat-rapat dengan semua seksi di KPPN Bekasi. Di bagian ini juga saya sempat berkomunikasi via Facebook dengan Guru Bahasa Inggris saya ketika SD dulu, yang ternyata masih ingat juga dengan saya. Ahhh.. it feels really great to meet her here, even she still remember me.
Pekan terakhir saya mendapatkan kesempatan untuk rolling ke seksi Vera karena ada pegawai yang akan menjalani Diklat SPAN selama 4 hari. Hari senin di awal pekan ini saya terlebih dulu diajarkan oleh Ibu Wiwik tentang tata cara Rekonsiliasi Data dengan Satker yang udah jadi kegiatan bulanan di KPPN. Di pekan ini saya berhadapan langsung dengan Satker di Front Office Vera KPPN Bekasi. Banyak cerita yang dihasilkan dari tatap muka langsung dengan Satker, karakter orang Indonesia, khususnya PNS, akhirnya benar-benar saya lihat sendiri. Positif atau negatif kah? Gak perlu lah saya ceritakan di sini, hehehehe..
20 hari pun berlalu, cepet juga ya ternyata.. Gak terasa banget!
Hari jumat di pekan terakhir PKL ini kebetulan lagi banyak yang cuti, Dinas Luar (DL), ataupun diklat. Kami pun dilepas kembali di ruang rapat KPPN Bekasi, tanpa Kasubbag Umum yang sedang DL ke kota Malang. Sesi foto-foto tentunya gak mungkin terlewatkan, khususnya buat kami yang masih mahasiswa ini, yang terkenal emang masih narsis-narsisnya, hehehe..
Gak selesai sampai situ aja! Kami pun diundang lagi untuk datang hari senin pekan selanjutnya! Kalo kata Bu Dwi sih ada rapat konsolidasi dan sinergi antara para alumni STAN di Kantor ini dalam rangka persiapan KPPN Percontohan. Hmmm... berat banget ya bahasanya. Tapi ya tetap aja kami excited banget buat dateng lagi ke kantor ini!


Siapa aja mereka?
1.        Para PD mania, mereka adalah : Bu Yanti, Bu Karti, Mas Leri, dan Pak Sarbini (FO Mania). Middle Officer Bu Wati, Pak Indra, Bu Friza, Bu Meri, dan Bu Ismar.
2.        Para Subbag Umum mania adalah : Bu Siti (Bendahara), Pak Suryo (Pengantar SP2D), Bu Sumi, Bu Sri Sumiyati, Bu Mimin, Pak Mastur, Bu Sarah, Pak Asri, Mba Ria dan Mas Eka.
3.        Para Vera mania : Bu Wiwik, Pak Edi, dan Bu Irma.
4.        Para BGP mania : Bu Dwi, Bu Sri, Bu Mardiyati, Bu Minar, Bu Yayah, Pak Agus, Pak Iwan, Pak Ipul, Pak Marulam.
Bapak Jauhari : Kasubbag Umum a.k.a Plt. Kepala KPPN Bekasi
Bu Endah dan Ady Nugroho - Penyerahan Plakat dari Anak PKL untuk KPPN
Bu Wiwik dan Bu Dwi : Pegawai Narsis, hehehe..

Pak Iwan - Pak Indra - Pak Marulam - Pak Sarbini
Ady Nugroho : PIC KPPN Bekasi
Zahid Apriansyah : Pemuda Cool

Rando Wiratama

Andy Abdurrochim : Raja Galau
Anak PKL bersama Pak Indra, Pak Ipul, Bu Minar, Pak Agus, dan Pak Iwan

Pelepasan Jilid I bersama Pak Ruhiyat, Pak Janner, Bu Dwi, dan Bu Endah

Perpisahan dengan Pak Edi sebelum beliau ke Bandung (Pulkam Mingguan)

Suasana di Ruang Pelepasan Jilid I

Anak-anak PKL di Depan KPPN Bekasi

Masih Sempat Narsis bersama Bu Sarah dan Bu Dwi



Apa Best Mommentnya?
1.        Makan-makan di acara pengajian.
2.        Makan-makan aqiqahan Pak Ruhiyat.
3.        Makan-makan @WaroengSteak ditraktir Bu Dwi, Bu Sarah, Bu Sri.
4.        Makan-makan @BebekPedas ditraktir Pak Ipul.
5.        Ceng-cengan sama Bu Irma dan Bu Wiwik. (gila, di kantor pun bakat saya yang satu ini masih aja bisa berkembang! Hahaha..)
6.        Rapat bersama seksi-seksi dalam rangka IKU, karena jadi ketauan ‘aslinya’, hahaha..
7.        Horor dan getirnya di FO bersama para FO mania PD dan Vera.


Ada yang aneh dari cerita ini gak? Hayo apa yang aneh?
Yap!!!
Gak ada tuh yang namanya Bikin Kopi!
Gak ada juga yang namanya Beliin Kopi di warung!
Tapi tetap ada tugas fotokopi, walaupun gak se-menakutkan yang diceritakan orang-orang.
Siapapun yang pernah bercerita tentang KOPI itu, itu semua Cuma OMONG KOSONG!!! Hahaha...


PKL KPPN BEKASI 171
Seribu Rasa, Sejuta Warna!
Thanks, guys!
Terima Kasih para pegawai dan pejabat KPPN Bekasi 171.

Saya bersama Pembimbing Lapangan, Bu Dwi Setyowati